Berita

/

Artikel

/

Antusias Sambut MBG Perdana, Ibu Hamil di Agam Usulkan Porsi Lebih Banyak

Antusias Sambut MBG Perdana, Ibu Hamil di Agam Usulkan Porsi Lebih Banyak

Nomor: ARTIKEL-07/BGN/02/2026

Artikel 23 Februari 2026

picture-Antusias Sambut MBG Perdana, Ibu Hamil di Agam Usulkan Porsi Lebih Banyak

Agam – Kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), untuk pertama kalinya menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Senin (23/2).

Penyaluran makanan tersebut berlangsung di Posyandu Kecubung 1. Kader Posyandu Kecubung 1, Negus Oktavia, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima pihaknya.

Menurutnya, bantuan ini sangat dinantikan karena dapat menambah asupan gizi bagi kelompok prioritas di wilayah tersebut. "Kami bersyukur banget dapat (MBG). Kami berterima kasih banyak," ungkapnya.

Berdasarkan pendataan Posyandu, total penerima manfaat di Kecubung 1 berjumlah 60 orang, terdiri atas 44 balita di bawah lima tahun, 14 ibu menyusui, dan 2 ibu hamil.

Saat ini, balita penerima MBG berada pada rentang usia satu hingga lima tahun. Namun, kader Posyandu mengusulkan agar bayi di bawah satu tahun juga dapat masuk dalam kategori penerima manfaat.

"Sekarang balita yang dapat (MBG) ini usia satu sampai lima tahun. Kalau di bawah setahun belum dapat. Yang usia tujuh bulan sampai setahun kalau bisa dapat (MBG), soalnya usia segitu banyak di sini," kata Negus.

Dia berharap program ini dapat terus berlanjut setidaknya selama lima tahun ke depan agar manfaatnya semakin terasa dalam upaya pemenuhan gizi ibu dan anak.

Ibu Hamil Sambut Antusias dan Usul Porsi Ditambah

Salah satu penerima manfaat, Lora Efrita, yang kini tengah hamil, mengaku antusias saat mengetahui Posyandu Kecubung 1 menerima MBG. "Senang, malah nunggu harinya apa kira-kira yang dikasih," ungkap Lora.

Setelah menerima bantuan tersebut, Lora mengaku bersyukur karena tambahan asupan gizi sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. "Alhamdulillah dapat MBG-nya. Senang sekali karena butuh juga asupan gizinya," ungkapnya lagi.

Meski demikian, ia berharap porsi makanan dapat ditambah karena menurutnya masih terasa sedikit. Ia juga mengusulkan agar buah dalam menu bisa diperbanyak.

"Harapannya MBG ini terus berlanjut. Semua anak-anak dapat apalagi formula susu. Kalau bisa ditambah porsinya karena agak sedikit menurut kami. Tapi kami tetap bersyukur sangat melihatnya," pungkas Lora.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional