Berita

/

Artikel

/

Dari Tangan Pemuda, Untuk Anak-Anak Indonesia

Dari Tangan Pemuda, Untuk Anak-Anak Indonesia

Nomor: -

Artikel 16 Juli 2025

picture-Dari Tangan Pemuda, Untuk Anak-Anak Indonesia

Nomor: ARTIKEL-17/BGN/07/2025


Depok, Jawa Barat – Menyambut hari pertama masuk sekolah, Fajar Bersama puluhan relawan lain di SPPG Tapos Depok sangat bersemangat menyiapkan makanan bergizi untuk para siswa. Fajar atau yang biasa akrab dipanggil “Jon” merupakan anak muda berusia 21 tahun asal Depok yang menjadi salah satu relawan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tapos, Depok.

Sebelumnya, Fajar bekerja sebagai karyawan di salah satu pabrik kue yang kemudian memutuskan untuk bergabung sebagai relawan SPPG setelah kontraknya selesai. Bagi Fajar, menjadi relawan merupakan salah satu cara baginya untuk berkontribusi langsung membantu Masyarakat. Program MBG sendiri menurutnya sangat membantu Masyarakat di daerahnya untuk mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi.

Fajar sendiri betugas sebagai tim pemorsian yang memastikan anak-anak pemerima program MBG mendapatkan porsi makan yang seimbang.

“Karena banyak orang yang bisa dibilang sulit lah buat semacam sarapan atau segala macam, jadi dengan adanya program seperti ini (MBG), sangat membantu lah masyarakat untuk (mendapatkan) sarapan segala macam."

Program Makan Begizi Gratis tidak hanya hadir untuk memberikan makanan yang sehat dan layak bagi anak-anak, namun juga menjadi wadah untuk bertumbuh bagi orang-orang yang terlibat didalamnya.

Fajar bercerita, awalnya dia adalah orang yang pemalu, namun setelah bergabung menjadi relawan dia merasa menjadi pribadi yang lebih berani dan percaya diri, terlebih karena mayoritas relawan di SPPG Tapos berusia jauh lebih tua dibandingkan Fajar. Fajar juga merasa, menjadi relawan MBG membangunkan rasa kemanusiaannya, sehingga dia mengerjakan tugasnya dengan semangat dan Ikhlas.

SPPG Tapos Depok Layani Lebih dari 3.000 Penerima Manfaat

Doc. Humas BGN - Proses Penyiapan MBG oleh Petugas SPPG Tapos
Fajar menuturkan bahwa terdapat lebih dari sepuluh sekolah di daerah Cilangkap, namun SPPG Tapos baru mampu mendistribusikan 3200 paket makan siang ke lima sekolah, artinya masih banyak anak-anak yang belum terjangkau program MBG. Ia pun berharap agar kedepannya ada penambahan dapur baru supaya semua anak-anak di Cilangkap dapat merasakan manfaat dari program MBG.

“harapan saya sih semoga ditambahlah dapur(MBG)nya, dua atau tiga dapur supaya menjangkau semua murid-murid di Cilangkap ini”

Terakhir, Fajar juga berpesan kepada anak-anak agar selalu menghabiskan makanan yang sudah disediakan.

“untuk murid-murid, yang sudah dihidangkan mohon dihabiskan ya..” tutupnya sambil tertawa.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional