Berita

/

Berita

/

BGN Berduka: Kepala SPPG Botodaleman Berpulang saat Perjalanan

BGN Berduka: Kepala SPPG Botodaleman Berpulang saat Perjalanan

Nomor: SIPERS-289/BGN/10/2025

Berita 20 Oktober 2025

picture-BGN Berduka: Kepala SPPG Botodaleman Berpulang saat Perjalanan

Purworejo – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Botodaleman, Kabupaten Purworejo, Nur Syarifudin bersama seorang relawan SPPG, Retno Yugo Pamungkas meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Insiden terjadi di Desa Dewi, Kecamatan Bayan, pada Minggu, (19/10).
 
Menurut seorang petugas SPPG Botodaleman, keduanya sedang dalam perjalanan menuju Yogyakarta untuk menyiapkan kebutuhan operasional SPPG. Namun, saat melewati perlintasan rel kereta api tanpa palang, mobil yang mereka kendarai tertabrak KA Mataram yang tengah melintas. 

Keluarga besar Badan Gizi Nasional menyampaikan rasa belasungkawa dan prihatin sebesar-besarnya kepada para korban. Sebagai bentuk perhatian mandalam, BGN diwakili Plt. Kepala Biro SDMO, Boga Hardhana berkunjung ke kediaman almarhum sekaligus memberikan santunan. 

“Kami, keluaga besar Badan Gizi Nasional turut merasakan kehilangan atas kepergian almarhum Nur Syarifudin dan Retno Yugo Pamungkas. Mereka telah berjasa dan bekerja keras dalam mempersiapkan running operasional SPPG Botodaleman, Kabupaten Purworejo. Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas usaha para almarhum,” ucap Boga.

Seluruh keluarga besar BGN mendoakan agar para almarhum diampuni seluruh dosanya dan ditempatkan di sisi terbaik-Nya. "Kami juga berharap agar seluruh keluarga yang ditinggalkan, diberikan ketabahan,” lanjutnya.

BGN pun mengimbau agar seluruh petugas SPPG, baik Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Ahli Akuntansi (AK), Ahli Gizi (AG) maupun relawan SPPG lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas operasional SPPG. Keselamatan dan kesehatan seluruh pihak yang bertugas menjadi perhatian dan prioritas utama Badan Gizi Nasional.

“Insiden ini menjadi pengingat bagi kita, agar seluruh petugas dapat lebih berhati-hati dalam bertugas. Harapannya, setiap petugas bisa menjalankan pekerjaan dengan aman dan tidak overwork sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Boga. 

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional