BGN Perketat Keamanan Susu untuk Anak Sekolah
Nomor: SIPERS-323D/BGN/11/2025
Berita • 5 November 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan HumasJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan keamanan susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperlakukan susu sebagai pangan berisiko tinggi yang harus melalui pengawasan berlapis dari hulu hingga hilir. Kebijakan tersebut ditegaskan dalam Keputusan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN Nomor 012/05/01/SK.12/10/2025 tentang Petunjuk Teknis Standar, Penyediaan dan Distribusi Susu pada Program MBG.
Melalui petunjuk teknis ini, BGN memastikan bahwa susu yang dikonsumsi anak sekolah memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, dan kelayakan konsumsi. Pengaturan dilakukan secara rinci, mulai dari persyaratan produk, proses pengadaan, penyimpanan, distribusi, hingga mekanisme penanganan apabila terjadi kejadian ikutan pangan.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa perlakuan khusus terhadap susu diperlukan karena produk ini memiliki tingkat risiko tinggi apabila tidak dikelola dengan standar yang ketat.
“Susu merupakan pangan yang sensitif dan berisiko tinggi, terutama jika dikonsumsi oleh anak sekolah. Karena itu, BGN menetapkan pengawasan berlapis agar setiap produk yang disalurkan benar-benar aman dan layak konsumsi,” ujar Hida di Jakarta, Rabu (5/11).
Dalam juknis tersebut, BGN mengatur kewajiban pemenuhan standar keamanan pangan, termasuk persyaratan sertifikasi, ketentuan masa simpan, standar kemasan, serta pengendalian suhu dan kebersihan selama proses distribusi. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra pelaksana diwajibkan mematuhi ketentuan tersebut tanpa pengecualian.
Selain pengawasan teknis, BGN juga menyiapkan mekanisme mitigasi risiko melalui sistem pelaporan, evaluasi, dan penarikan produk apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian atau potensi bahaya bagi penerima manfaat.
Khairul menambahkan, langkah ini merupakan bentuk perlindungan BGN terhadap kesehatan anak sekolah sebagai kelompok penerima manfaat utama Program MBG.
“Keamanan anak adalah prioritas. Melalui juknis ini, BGN memastikan tidak ada kompromi terhadap standar keamanan pangan, sehingga orang tua dan masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap pelaksanaan Program MBG,” tegas Hida.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional