BGN Sempurnakan Gizi Kelompok 3B di Kabupaten Agam Melalui Program MBG
Nomor: SIPERS-97D/BGN/02/2026
Berita • 23 Februari 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan HumasAgam – Kelompok penerima manfaat ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) merasa terbantu dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama pascabencana yang melanda di wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.
Kader Posyandu Kecubung 1, Negus Oktavia mengatakan, sebelum adanya MBG, hanya mengandalkan bantuan dari Bank Nagari sebesar Rp10.000 per balita. Namun saat ini nominal tersebut justru berkurang.
"Kalau kami dulu dikasih satu balita itu Rp10.000, sekarang turun jadi Rp5.000. Jadi kami dapat bantuan tambahan (dari MBG) itu senang banget," ungkap Negus, Senin (23/2).
Dengan anggaran Rp5.000 per balita, pihak posyandu berupaya memaksimalkan penyediaan makanan bergizi. Namun kini, kehadiran MBG menjadi suntikan tambahan yang sangat berarti dalam menjaga asupan gizi balita di wilayahnya.
"Jadi kami dapat bantuan tambahan itu senang banget. Itu (uang Rp5.000) kami masak buat telur sama buah satu, sama minum satu. Kalau sama nasi enggak cukup uangnya," kata Negus.
Para kader Posyandu Kecubung 1 pun berharap bantuan tersebut dapat terus berlanjut agar kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi, terutama di tengah kondisi pemulihan pascabencana.
Perlu diketahui, dari tujuh Posyandu Kecubung yang ada di Kabupaten Agam, terdapat empat yang menerima MBG, yakni Kecubung 1, Kecubung 2, Kecubung 3, dan Kecubung 6.
Berdasarkan pendataan posyandu, total penerima manfaat di Kecubung 1 berjumlah 60 orang. Terdiri dari 44 balita di bawah lima tahun, 14 ibu menyusui, dan 2 ibu hamil.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional