Berita

/

Berita

/

Efek Jangka Panjang MBG di Mata Epidemiologi: Tingkatkan Imunitas dan Kecerdasan Anak

Efek Jangka Panjang MBG di Mata Epidemiologi: Tingkatkan Imunitas dan Kecerdasan Anak

Nomor: SIPERS-363B/BGN/11/2025

Berita 29 November 2025

picture-Efek Jangka Panjang MBG di Mata Epidemiologi: Tingkatkan Imunitas dan Kecerdasan Anak

Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berdampak jangka panjang yang signifikan terhadap kualitas kesehatan dan produktivitas generasi muda Indonesia.


Menurut Pakar Epidemiologi sekaligus Direktur Pusat Kedokteran Tropis FK-KMK UGM, Citra Indriani, pemenuhan gizi harian melalui program ini dapat membentuk fondasi kesehatan bagi anak-anak, terutama peningkatan imunitas tubuh.


"Dari sisi asupan gizi anak-anak tercukupi dalam jangka panjang, saya kira dari sisi kesehatan akan lebih terjaga dan memperbaiki imunitas juga meskipun ada faktor lain. Tapi saya rasa itu menjadi sumbangsih kepada anak-anak mempunyai imunitas yang lebih baik," katanya dalam Program BGN Talks yang ditayangkan melalui Youtube Badan Gizi Nasional, Jakarta, Sabtu (29/11).


Citra menilai, anak-anak dengan malnutrisi berisiko rentan saat terpapar infeksi. Oleh karena itu, penyediaan makanan bergizi setiap hari melalui MBG dapat mengurangi risiko sakit berulang, yang selama ini menjadi salah satu hambatan utama dalam proses tumbuh kembang dan pendidikan anak.


"Tidak mengalami kesakitan yang parah dan berulang. Karena kita tahu, anak-anak dengan malnutrisi itu kalau mengalami satu infeksi maka akan mengalami tingkat keparahan dibandingkan dengan anak-anak yang jauh lebih sehat," ujarnya.


Dengan demikian, Program MBG tidak hanya berfungsi menyediakan makanan harian, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Citra menambahkan, jika implementasi program berjalan konsisten dan berkualitas, maka dampaknya akan terasa pada meningkatnya kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.


Tak hanya itu, kecukupan gizi yang berkelanjutan, kata Citra, sangat berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam belajar serta perkembangan kognitif. "Harapannya, dengan mereka punya imunitas yang lebih baik, mereka juga bisa belajar dengan baik. Harapannya menjadi lebih cerdas," pungkasnya.


Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional