Berita
/
Berita
/
Jumlah SPPG Diperkirakan Tembus 2.200 Unit Pekan Depan, BGN Percepat Implementasi Program MBG
Jumlah SPPG Diperkirakan Tembus 2.200 Unit Pekan Depan, BGN Percepat Implementasi Program MBG
Nomor: -
Berita • 6 Juli 2025
Sumber:
Internal BGNNomor: SIPERS-128/BGN/07/2025
Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) terus mendorong percepatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan infrastruktur layanan. Salah satu fokus utama adalah pengadaan dan pengoperasian unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beserta seluruh kelengkapannya.
Langkah percepatan ini dilakukan selain melalui penyediaan anggaran dan sumber daya manusia, juga dengan menggalakkan skema kemitraan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Staf Khusus Kepala Badan Gizi Nasional, Redy Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa jumlah unit SPPG akan mengalami peningkatan signifikan dalam waktu dekat. “Saat ini, total unit SPPG yang sudah beroperasi mencapai 1.873. Dalam sepekan ke depan, akan ada tambahan sebanyak 473 unit. Dengan demikian, totalnya akan mendekati 2.200 unit,” ungkap Redy dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (6/7).
Pada awal peluncuran program, BGN menargetkan 1.994 unit SPPG beroperasi hingga akhir Juli. Dengan perkembangan terkini, BGN optimistis target tersebut akan tercapai lebih cepat dari jadwal.
Lebih lanjut, pencapaian ini diproyeksikan memberi dampak luas terhadap penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan ekonomi lokal. Sekitar 100.000 tenaga kerja diperkirakan akan terserap melalui operasional SPPG, serta melibatkan sedikitnya 10.000 pelaku UMKM, BUMDes, dan koperasi sebagai penyedia bahan baku program MBG.
Selain peningkatan jumlah unit layanan, jumlah penerima manfaat program juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. “Pekan depan, akan ada penambahan sekitar 1,2 juta penerima manfaat. Total penerima manfaat MBG hingga pekan depan diperkirakan mencapai hampir 7 juta orang,” tambah Redy.
BGN menegaskan bahwa percepatan ini akan diiringi dengan peningkatan kedisiplinan dalam penerapan standar dan pedoman operasional yang berlaku, guna memastikan mutu layanan tetap terjaga dan menghindari potensi pelanggaran atau kendala di lapangan.
Sementara itu, BGN juga tengah mempercepat proses verifikasi terhadap calon mitra. Saat ini, tercatat sekitar 4.000 calon mitra masih dalam antrean verifikasi. Upaya percepatan ini ditargetkan rampung guna mendukung target penambahan unit operasional SPPG pada bulan Agustus mendatang.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional