Koperasi dan UMKM Jadi Mitra Strategis MBG
Nomor: SIPERS-12G/BGN/03/2025
Berita • 19 Maret 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melibatkan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan operasional program. Badan Gizi Nasional (BGN) menempatkan pelaku usaha lokal sebagai bagian penting dari ekosistem pemenuhan gizi nasional.
Keterlibatan koperasi dan UMKM mencakup penyediaan bahan pangan, jasa pendukung, hingga distribusi sesuai kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pendekatan ini memperkuat rantai pasok lokal sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi rakyat.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan bahwa pelibatan koperasi dan UMKM dirancang untuk memberikan manfaat ganda.
“Koperasi dan UMKM kami dorong menjadi mitra strategis MBG. Selain menjaga kelancaran pasokan, pendekatan ini juga memperkuat ekonomi lokal,” ujar Hida di Jakarta, Rabu (19/3).
Sinergi dengan koperasi dan UMKM memungkinkan MBG berjalan lebih adaptif terhadap potensi daerah tanpa mengabaikan standar mutu dan keamanan pangan. Dengan demikian, pelaksanaan program tetap terjaga kualitasnya sekaligus inklusif bagi pelaku usaha lokal.
Mengacu pada Keputusan Kepala BGN Nomor 15.1 Tahun 2024 Tentang Pedoman Umum Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional untuk Program MBG, kerja sama dengan koperasi dan UMKM diatur secara transparan dan akuntabel. Kerangka ini memastikan keterlibatan pelaku usaha berjalan sesuai standar operasional dan prinsip tata kelola yang baik.
Hida menambahkan bahwa penguatan ekosistem lokal menjadi bagian dari keberlanjutan program.
“MBG kami rancang sebagai program nasional yang tumbuh bersama masyarakat. Keterlibatan koperasi dan UMKM menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan program,” tegas Hida.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional