Berita

/

Berita

/

MBG Hadir dengan Paket Kombinasi Saat Liburan Sekolah

MBG Hadir dengan Paket Kombinasi Saat Liburan Sekolah

Nomor: SIPERS-115A/BGN/06/2025

Berita 24 Juni 2025

picture-MBG Hadir dengan Paket Kombinasi Saat Liburan Sekolah

Jakarta— Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan mekanisme paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang lebih praktis khusus selama masa libur sekolah. Paket ini disajikan dalam bentuk kombinasi antara makanan siap santap yang langsung dimasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan paket kemasan tahan lama berisi roti, telur, susu, dan buah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025.

Paket kombinasi ini dirancang agar tetap memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) sesuai kelompok umur penerima manfaat, sekaligus mengakomodasi pola libur sekolah yang membuat siswa tidak hadir penuh di sekolah. Makanan siap santap diberikan pada hari pembagian MBG langsung di sekolah, sementara paket kemasan dapat dibawa pulang untuk memastikan asupan gizi tetap terjaga meski siswa sedang tidak berada di lingkungan sekolah.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menjelaskan bahwa format paket baru ini merupakan inovasi penting untuk menjaga keberlanjutan layanan gizi sekaligus memberikan fleksibilitas bagi siswa dan keluarga.

“Selama libur sekolah, pola kehadiran siswa tentu tidak sama dengan hari biasa. Karena itu, BGN menyiapkan paket kombinasi, makanan siap santap dan paket kemasan agar anak tetap mendapatkan gizi yang lengkap dan aman meski tidak selalu berada di sekolah,” ujar Hida di Jakarta, Selasa (24/6).

Hida menambahkan bahwa desain paket kemasan yang tahan lama dan tetap bergizi bertujuan mendukung keluarga dalam menjaga pola makan sehat selama periode liburan.

“Paket kemasan berisi roti, telur, susu, dan buah ini tidak hanya praktis, tetapi juga memenuhi prinsip gizi seimbang. Dengan cara ini, MBG tetap relevan, mudah diterima, dan tetap bermanfaat bagi siswa dan santri,” jelas Hida.

Selain inovasi paket, sistem pengemasan MBG libur sekolah juga diperkuat dengan penggunaan dua totebag berbeda warna, yang digunakan bergantian untuk memastikan ketertiban distribusi dan mencegah potensi duplikasi penerimaan. SPPG diwajibkan menyediakan totebag sesuai jumlah siswa plus cadangan, sehingga proses distribusi lebih rapi, terkendali, dan mudah dievaluasi.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional