Berita

/

Berita

/

MBG Jadi Wajah Negara di Sekolah

MBG Jadi Wajah Negara di Sekolah

Nomor: SIPERS-24L/BGN/01/2026

Berita 17 Januari 2026

picture-MBG Jadi Wajah Negara di Sekolah

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfungsi sebagai intervensi gizi, tetapi juga menjadi bentuk komunikasi negara yang paling nyata dan langsung dirasakan oleh anak-anak serta keluarga di sekolah.

Penegasan tersebut sejalan dengan pemikiran yang tertuang dalam Buku Filosofi Pangan dan Politik Gizi – MBG dalam Perspektif Sosial-Budaya, yang menempatkan program pangan sebagai medium komunikasi kebijakan publik. Buku ini menyoroti bahwa kehadiran negara melalui pangan memiliki makna simbolik yang kuat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

BGN menilai bahwa MBG merupakan salah satu wajah negara yang paling sering dilihat dan dirasakan oleh anak. Setiap menu, cara penyajian, hingga konsistensi pelaksanaan program mencerminkan keseriusan negara dalam memenuhi hak dasar warganya.

Dalam konteks tersebut, MBG tidak hanya menyampaikan pesan tentang gizi, tetapi juga tentang kepedulian, keadilan, dan kehadiran negara. Program ini dinilai membentuk persepsi awal anak terhadap peran negara sejak usia dini.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN sekaligus Penanggung Jawab Buku tersebut, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa MBG memiliki dimensi komunikasi yang sangat penting. “MBG adalah pesan negara yang hadir setiap hari di sekolah. Karena itu, kualitas dan konsistensinya menentukan bagaimana negara dipersepsikan oleh anak dan orang tua,” ujar Hida di Jakarta, Kamis (17/1).

Hida juga menekankan bahwa komunikasi negara melalui MBG harus dijaga agar tidak tereduksi menjadi sekadar rutinitas teknis. Ketidaksesuaian standar, miskomunikasi, atau informasi yang tidak utuh berpotensi memengaruhi kepercayaan publik terhadap program.

Pendekatan komunikasi yang utuh dan transparan dinilai mampu memperkuat penerimaan masyarakat terhadap MBG. Ketika publik memahami tujuan, nilai, dan manfaat program, kepercayaan terhadap kebijakan negara dapat terbangun secara berkelanjutan.

Hida menambahkan bahwa MBG merupakan kesempatan strategis bagi negara untuk membangun relasi yang positif dengan generasi muda. “Melalui MBG, negara hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai pihak yang peduli dan bertanggung jawab terhadap masa depan anak,” tegasnya.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional