Berita

/

Berita

/

Menu MBG Disusun Sesuai Standar AKG Kemenkes

Menu MBG Disusun Sesuai Standar AKG Kemenkes

Nomor: SIPERS-50D/BGN/01/2026

Berita 24 Januari 2026

picture-Menu MBG Disusun Sesuai Standar AKG Kemenkes

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa seluruh menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disusun berdasarkan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Penetapan standar ini bertujuan memastikan asupan gizi penerima manfaat tidak sekadar mengenyangkan, tetapi benar-benar memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Ketentuan tersebut diatur dalam Keputusan Kepala BGN RI No. 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Tahun Anggaran 2026, yang menegaskan bahwa penyusunan menu MBG wajib mengacu pada standar gizi nasional.

Menu MBG dirancang secara terukur dengan memperhatikan keseimbangan zat gizi makro dan mikro, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Standar AKG menjadi acuan utama agar setiap sajian memiliki nilai gizi yang sesuai dengan kelompok sasaran, mulai dari peserta didik hingga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, mengatakan penerapan standar AKG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas program. “Program MBG tidak disusun berdasarkan perkiraan, melainkan mengacu pada standar gizi nasional yang ditetapkan Kementerian Kesehatan,” ujar Hida di Jakarta, Rabu (21/2).

Hida menambahkan, penerapan standar tersebut juga menjadi bentuk perlindungan bagi masyarakat agar memperoleh makanan yang aman dan bernilai gizi seimbang. Dengan acuan regulasi yang jelas, pelaksanaan MBG diharapkan dapat berjalan seragam di seluruh daerah.

Selain berbasis AKG, penyusunan menu MBG juga mempertimbangkan ketersediaan bahan pangan lokal tanpa mengurangi nilai gizi yang telah ditetapkan. Pendekatan ini dilakukan agar pelaksanaan program tetap adaptif terhadap kondisi daerah.

“Pemanfaatan pangan lokal tetap diperbolehkan sepanjang memenuhi standar gizi yang telah ditentukan, sehingga kualitas menu MBG tetap terjaga di setiap wilayah,” tambah Hida.

BGN memastikan proses penyusunan dan pelaksanaan menu MBG berada dalam pengawasan ketat, termasuk melalui keterlibatan tenaga ahli gizi dan mekanisme evaluasi berkala. Hal ini dilakukan untuk menjaga konsistensi mutu di seluruh SPPG.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional