Berita

/

Berita

/

Pakar Kesehatan sebut Asupan Gizi Ibu Hamil Kunci Cegah Malnutrisi Janin

Pakar Kesehatan sebut Asupan Gizi Ibu Hamil Kunci Cegah Malnutrisi Janin

Nomor: -

Berita 3 Juli 2025

picture-Pakar Kesehatan sebut Asupan Gizi Ibu Hamil Kunci Cegah Malnutrisi Janin

Nomor: SIPERS-122/BGN/07/2025


Jakarta — Pakar Kesehatan Kandungan, Julita Nenggolan menjelaskan bahwa malnutrisi tidak hanya berkaitan terhadap kekurangan berat badan, tetapi juga mencakup kondisi kelebihan gizi seperti obesitas.

Hal ini ia kemukakan melalui Podcast Gemesh (Generasi Emas, Generasi Sehat) dengan tema Malnutrisi pada Ibu Hamil, Apa Dampaknya? yang disiarkan secara daring, Kamis (3/7).

"Malnutrisi mengacu pada kegagalan memenuhi kebutuhan gizi yang seharusnya, bukan sekadar soal berat badan kurang," ujarnya dikutip dari kanal Youtube Badan Gizi Nasional.

Ia memaparkan bahwa malnutrisi selama masa kehamilan dapat berdampak serius pada tumbuh kembang janin, termasuk risiko stunting dan masalah kesehatan jangka panjang lainnya. 

Salah satu risiko yang disorot adalah kalsifikasi plasenta prematur, kondisi yang dapat menghambat aliran nutrisi ke janin.

Selain itu, Julita juga menekankan bahwa asupan gizi yang baik tidak hanya berdampak pada janin, tetapi juga berpengaruh terhadap regenerasi sel ibu, bahkan dapat memberi efek positif seperti memperlambat tanda-tanda penuaan.

Dalam podcast yang sama, hadir pula publik figur Inara Rusli, yang berbagi pengalamannya menjaga nutrisi selama masa kehamilan dan menyusui. Dirinya mengajak para ibu untuk memprioritaskan gizi.

"Gizi yang tepat adalah investasi jangka panjang untuk pertumbuhan dan perkembangan anak," ungkap Inara.

Podcast Gemesh menjadi salah satu strategi BGN dalam mengedukasi masyarakat secara ringan dan mudah diakses, terutama bagi generasi muda dan keluarga muda.

Melalui topik-topik yang relevan dan narasumber kredibel, BGN berharap dapat mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya gizi ibu hamil demi lahirnya generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional