Berita

/

Berita

/

Paket MBG Kemasan Dirancang Tahan Lama Maksimal Dua Hari

Paket MBG Kemasan Dirancang Tahan Lama Maksimal Dua Hari

Nomor: SIPERS-116C/BGN/06/2025

Berita 25 Juni 2025

picture-Paket MBG Kemasan Dirancang Tahan Lama Maksimal Dua Hari

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk kemasan yang dibagikan selama masa libur sekolah dirancang hanya untuk ketahanan maksimal dua hari. Ketentuan ini tercantum dalam Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025, sebagai langkah untuk menjaga keamanan pangan sekaligus memastikan asupan gizi tetap optimal.

Paket MBG kemasan diberikan untuk menggantikan satu kali paket siap santap ketika siswa tidak hadir di sekolah selama libur. Berdasarkan pedoman, isi paket harus berupa bahan pangan bergizi yang memiliki ketahanan baik dalam suhu ruang seperti roti, susu UHT, telur, buah, atau kudapan sehat, namun tetap sesuai prinsip keamanan pangan.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menjelaskan bahwa pembatasan masa ketahanan dua hari ini merupakan bagian dari manajemen keamanan pangan untuk melindungi anak-anak dari risiko bahan makanan yang melewati batas aman konsumsi.

“Paket kemasan MBG hanya dirancang untuk dua hari ketahanan. Itu artinya jenis makanan yang dipilih harus aman, bergizi, dan tidak berisiko rusak dalam waktu singkat. Kita ingin memastikan seluruh anak menerima pangan yang benar-benar layak konsumsi,” ujar Hida di Jakarta, Rabu (25/6).

Hida menambahkan bahwa sistem ini membuat SPPG lebih selektif dalam menyusun menu paket kemasan dan mencegah potensi penyalahgunaan atau penyimpanan yang terlalu lama di rumah penerima manfaat.

“Kami menetapkan batas dua hari ini agar tidak ada paket yang disimpan terlalu lama dan kemudian tidak aman dikonsumsi. Dengan pedoman ini, SPPG bisa merencanakan isian paket secara tepat dan tetap menjaga standar program,” tutup Hida.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional