Pangan MBG Dipantau dari Bahan hingga Sajian
Nomor: SIPERS-119B/BGN/06/2025
Berita • 29 Juni 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipantau secara menyeluruh sepanjang siklus produksi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga makanan siap disajikan kepada penerima manfaat. Pendekatan ini memastikan setiap tahapan pengelolaan pangan berada dalam pengawasan yang terkontrol.
Sistem pemantauan tersebut mengacu pada Keputusan Kepala BGN RI NO. 52.2 Tahun 2025 Tentang Pedoman Sertifikasi Keamanan Pangan Pada SPPG. Pedoman ini mengatur standar dan prosedur pengelolaan pangan pada seluruh tahapan, termasuk penerimaan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi dan penyajian.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menjelaskan bahwa pengawasan menyeluruh menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan pangan MBG. “BGN memastikan setiap tahapan pengelolaan pangan diawasi secara ketat, sehingga risiko dapat dikendalikan sejak bahan baku hingga makanan disajikan,” Hida di Jakarta, Minggu (29/6).
Dalam praktiknya, SPPG diwajibkan melakukan pemeriksaan bahan baku, menjaga standar kebersihan dapur, serta menerapkan prosedur pengolahan yang aman. Setiap tahapan tersebut menjadi bagian dari sistem pengendalian risiko pangan yang terintegrasi.
Hida menambahkan, pemantauan dari hulu ke hilir juga memperkuat konsistensi kualitas MBG. “Dengan pengawasan di setiap tahap, BGN dapat memastikan makanan yang sampai kepada anak-anak tetap aman dan bermutu,” katanya.
Pendekatan ini tidak hanya memberikan jaminan keamanan pangan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan MBG. Pengawasan menyeluruh memungkinkan potensi masalah diidentifikasi dan ditangani sejak dini.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional