Petugas Keamanan Kawal Ketat Integritas MBG di SPPG Jogjogan
Nomor: SIPERS-228/BGN/04/2026
Berita • 24 April 2026
Sumber:
Dok. Biro Hukum dan HumasBogor — Peran petugas keamanan menjadi elemen kunci dalam menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jogjogan, Kabupaten Bogor. Tidak hanya menjaga keamanan fisik, petugas juga menjalankan fungsi pengawasan ketat terhadap kepatuhan standar operasional prosedur (SOP).
Saprudin (53), petugas keamanan yang telah bertugas sejak awal operasional, memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan relawan hingga kontrol terhadap arus keluar-masuk barang dan kendaraan di area dapur.
“Setiap relawan yang masuk kami periksa, mulai dari absensi hingga suhu tubuh. Jika tidak memenuhi standar, kami minta untuk beristirahat terlebih dahulu. Ini penting agar operasional tetap aman,” ujarnya.
Pengamanan berlapis ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko untuk memastikan proses produksi dan distribusi MBG berjalan tertib serta bebas dari potensi penyimpangan. Selain itu, petugas keamanan juga berperan dalam memastikan kesiapan operasional sebelum kegiatan dimulai. Apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan SOP, proses distribusi dapat ditunda hingga seluruh standar terpenuhi.
Dalam pelaksanaannya, pendekatan persuasif menjadi strategi utama. Saprudin menuturkan bahwa seluruh relawan menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap aturan yang berlaku. “Selama ini semua mengikuti SOP. Jika ada yang lupa, kami ingatkan, dan sejauh ini tidak ada konflik,” tambahnya.
Lingkungan kerja yang kondusif dan kolaboratif turut mendukung efektivitas pengawasan. Soliditas antar relawan dan petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional program.
Pengawasan yang disiplin dan terukur di tingkat SPPG menunjukkan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada aspek distribusi, tetapi juga pada sistem kontrol yang kuat. Dengan pengawalan yang konsisten, program ini mampu menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional