Program MBG Berhasil Menurunkan Angka Gangguan Kesehatan Anak
Nomor: SIPERS-50A/BGN/01/2026
Berita • 24 Januari 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan HumasJakarta — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menunjukkan dampak positif di berbagai daerah, khususnya dalam menekan permasalahan kesehatan anak dan kasus stunting di lingkungan sekolah. Hal ini disampaikan oleh Hariqo Wibawa Satria Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah pada Talkshow Pekan Gizi Nasional 2026, Sabtu (24/1).
Hariqo mengungkapkan bahwa hasil awal implementasi MBG memperlihatkan perubahan signifikan pada kondisi fisik dan konsentrasi belajar siswa.
“Dampak positif MBG sudah mulai terlihat. Anak-anak menjadi lebih bugar, lebih fokus belajar, dan kasus kesehatan akibat kekurangan gizi berangsur menurun,” ungkap Hariqo.
Salah satu contoh nyata terjadi di SMPN 2 Maos, Cilacap, yang sebelumnya kerap mengalami kejadian siswa pingsan saat upacara bendera. Setelah Program MBG berjalan, kondisi tersebut tidak lagi ditemukan. Selain itu, di Jayapura, tercatat adanya penurunan angka stunting seiring dengan pelaksanaan MBG secara konsisten.
Hariqo menegaskan bahwa MBG tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga mencakup ibu hamil, balita, hingga anak usia 18 tahun, sebagai bagian dari upaya komprehensif pencegahan stunting.
“Penanganan stunting tidak bisa parsial. MBG dirancang menyeluruh, dari ibu hamil hingga remaja, agar rantai kekurangan gizi dapat diputus sejak awal,” tegas Hariqo
Menu MBG disusun berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi orang tua untuk diterapkan di rumah. Dengan demikian, perubahan pola makan sehat tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga berlanjut di lingkungan keluarga.
BGN menilai bahwa keberhasilan awal ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak serta pendekatan komunikasi yang tepat kepada masyarakat. BGN akan terus melakukan evaluasi dan survei bersama lembaga terkait untuk memastikan dampak MBG terhadap penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak Indonesia dapat terukur secara berkelanjutan.
Program MBG menjadi bukti kehadiran negara dalam memastikan hak dasar anak atas gizi yang layak, sebagai pondasi utama dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat dan siap menyongsong masa depan.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional