Berita
/
Berita
/
Program MBG Disebut Berkontribusi pada Kesehatan serta Memacu Semangat Belajar Siswa di Makassar
Program MBG Disebut Berkontribusi pada Kesehatan serta Memacu Semangat Belajar Siswa di Makassar
Nomor: SIPERS-244A/BGN/05/2026
Berita • 6 Mei 2026
Sumber:
doc. Biro Hukum dan HumasMakassar - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menilai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak positif, tidak hanya terhadap semangat belajar siswa, tetapi juga kondisi kesehatan mereka.
Hal itu disampaikan Fajar saat melakukan peninjauan program MBG di SMA Wahdah Islamiyah, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (6/5). Dalam kunjungan tersebut, dia berdialog langsung dengan siswa, guru, serta petugas puskesmas yang terlibat dalam pemantauan kesehatan peserta didik.
Menurutnya, para siswa memberikan sejumlah masukan terkait menu makanan yang disajikan. Sebagian besar berharap variasi makanan diperluas dengan penambahan porsi sayur dan buah.
"Para murid menyarankan agar sayur dan buah diperbanyak serta variasinya ditingkatkan. Masukan ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait untuk peningkatan layanan MBG," katanya.
Hingga kini, lanjut Fajar, pelaksanaan MBG di sekolah tersebut berjalan baik tanpa ditemukan persoalan serius. Selain memantau distribusi makanan bergizi, Fajar turut meninjau fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan proses pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan petugas puskesmas.
Menurut keterangan petugas kesehatan, ditemukan indikasi adanya penurunan gejala anemia ringan setelah program MBG berjalan. "Sebelum ada MBG, cukup banyak siswa yang mengalami gejala anemia ringan. Setelah program berjalan, ditemukan adanya korelasi dengan penurunan gejala tersebut," ungkap Fajar mengutip penjelasan petugas kesehatan.
Meski demikian, dia menekankan bahwa temuan tersebut masih memerlukan penelitian dan evaluasi lebih lanjut agar dapat dibuktikan secara ilmiah.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investasi sekaligus Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program MBG, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan evaluasi terhadap pelaksanaan program terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah.
Menurut Nanik, masukan dari siswa maupun sekolah menjadi bagian penting dalam penyempurnaan program. "Kami ingin memastikan layanan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan anak-anak. Karena itu, berbagai masukan terkait variasi menu maupun kualitas pelayanan akan menjadi bahan evaluasi bersama," ujarnya.
Dia menambahkan, BGN terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, sekolah agar kualitas makanan dan standar keamanan pangan dalam program MBG tetap terjaga.
"Program MBG bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan makan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045," kata Nanik.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional