Berita

/

Berita

/

Program MBG Tingkatkan Semangat Belajar Siswa TK di Gunung Putri

Program MBG Tingkatkan Semangat Belajar Siswa TK di Gunung Putri

Nomor: SIPERS-153/BGN/03/2026

Berita 16 Maret 2026

picture-Program MBG Tingkatkan Semangat Belajar Siswa TK di Gunung Putri

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan dampak positif bagi siswa Taman Kanak-Kanak (TK), termasuk di TK An Nur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Program ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga mendorong meningkatnya semangat belajar siswa di lingkungan sekolah.

Guru TK An Nur, Sally Merokaviano, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 56 siswa di sekolah tersebut yang seluruhnya menjadi penerima manfaat Program MBG sejak awal tahun ajaran yang dimulai pada Juni 2025.

“Alhamdulillah anak-anak semakin semangat datang ke sekolah. Mereka juga sangat senang ketika menerima paket MBG,” ujar Sally pada Senin (16/3).

Selama bulan Ramadan, mekanisme penyaluran MBG di sekolah disesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar. Paket makanan diberikan kepada siswa saat mereka datang ke sekolah untuk kemudian dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.

Sementara itu, bagi siswa yang sedang tidak masuk sekolah atau berada dalam masa libur, pihak sekolah tetap membuka kesempatan pengambilan paket MBG pada waktu yang telah ditentukan.

“Untuk anak-anak yang tidak masuk, kami tetap mengumumkan adanya pembagian MBG di sekolah. Biasanya kami memberikan waktu sekitar satu setengah jam bagi orang tua atau wali murid untuk mengambil paket tersebut,” jelasnya.

Menurut Sally, hingga saat ini tidak terdapat keluhan dari orang tua murid terkait menu makanan yang disediakan melalui program MBG. Selama bulan Ramadan, menu yang disalurkan juga disesuaikan dalam bentuk makanan kering atau bahan pangan yang dapat diolah di rumah.

“Sejauh ini belum ada komplain dari orang tua murid. Menu yang diberikan juga cukup membantu untuk kebutuhan berbuka puasa anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan bahwa program ini memberikan manfaat nyata bagi siswa, terutama bagi mereka yang sebelumnya tidak selalu membawa bekal dari rumah. Dengan adanya MBG, anak-anak tetap dapat memperoleh asupan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang mereka.

“Bagi anak-anak yang mungkin tidak membawa bekal dari rumah, program ini tentu sangat membantu,” ungkapnya.

Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme terhadap menu yang disajikan. Beberapa di antaranya bahkan pernah menyampaikan keinginan menu seperti nasi goreng, nasi kuning, hingga ayam, yang kemudian beberapa kali diakomodasi dalam distribusi MBG.

Ke depan, Sally berharap variasi menu dapat terus dikembangkan dengan tetap memperhatikan keseimbangan gizi yang dibutuhkan anak-anak.

“Harapannya menu yang diberikan bisa semakin bervariasi, namun tetap bergizi dan sesuai dengan yang disukai anak-anak,” tuturnya.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Badan Gizi Nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Melalui program ini, pemerintah berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun generasi muda Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional