Berita
/
Berita
/
Puncak Pekan Gizi 2026: BGN Tekankan Gizi sebagai Fondasi Inovasi dan IQ Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Puncak Pekan Gizi 2026: BGN Tekankan Gizi sebagai Fondasi Inovasi dan IQ Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Nomor: SIPERS-57B/BGN/01/2026
Berita • 25 Januari 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan HumasJakarta – Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, secara resmi membuka Acara Puncak Pekan Gizi 2026 di Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah untuk memperkuat komitmen dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas melalui pemenuhan gizi seimbang dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Tigor Pangaribuan menekankan bahwa gizi adalah investasi jangka panjang bangsa. Beliau mengambil contoh keberhasilan Jepang yang telah menerapkan program makan bergizi selama 150 tahun, yang terbukti mampu meningkatkan rata-rata IQ hingga mencapai 115 dan tinggi badan rata-rata 175 cm.
“Kita berharap Indonesia di tahun 2045, adik-adik yang sekarang menerima program makan bergizi ini, akan menjadi generasi dengan IQ mencapai 120. Kita ingin Indonesia menjadi pusat inovasi dan teknologi dunia,” ujar Tigor, di Jakarta, (25/01)
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus mendorong Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas strategis yang menyasar kelompok rentan dan masa pertumbuhan, meliputi anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui.
Tigor menambahkan bahwa program MBG bukan sekadar pemberian bantuan pangan, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan tema Hari Gizi Nasional tahun ini: “Gizi Kuat, Indonesia Hebat”.
Pekan Gizi 2026 menghadirkan pendekatan edukasi yang inklusif melalui rangkaian talkshow edukatif dan lomba-lomba kreatif. BGN menyadari bahwa perbaikan gizi nasional memerlukan sinergi dari seluruh elemen bangsa, mulai dari keluarga, akademisi, hingga sektor swasta.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Utama Badan Karantina, Bapak Shahandra Hanitiyo; Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, dr. Maria Endang Sumiwi; Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga, dr. Lovely Daisy, MKM; serta Prof. Rike dari IPB University. Melalui kegiatan ini, Badan Gizi Nasional berharap dukungan publik terhadap kebijakan gizi nasional terus meningkat demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional