Berita

/

Berita

/

Rekening SPPG Pastikan Dana MBG Tersalurkan Merata ke Daerah

Rekening SPPG Pastikan Dana MBG Tersalurkan Merata ke Daerah

Nomor: SIPERS-170A/BGN/08/2025

Berita 12 Agustus 2025

picture-Rekening SPPG Pastikan Dana MBG Tersalurkan Merata ke Daerah

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan distribusi dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berjalan lebih merata di seluruh Indonesia berkat penerapan Rekening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sistem ini memungkinkan setiap daerah, termasuk wilayah terpencil mendapatkan akses yang sama terhadap dana operasional dan dukungan program gizi nasional.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa pemerataan menjadi salah satu prioritas utama dalam penerapan rekening SPPG.

“Kami tidak ingin ada ketimpangan akses antara daerah maju dan daerah terpencil. Melalui sistem rekening terstandar, seluruh daerah kini memiliki mekanisme yang sama untuk menerima dan mengelola dana MBG,” ujar Hida di Jakarta, Selasa (12/8).

Hida menambahkan, sistem ini memberikan kepastian administratif bagi petugas SPPG dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam pengawasan.

“Dengan alur yang seragam, proses distribusi menjadi lebih cepat dan terpantau. Ini bagian dari upaya kami memastikan keadilan dalam pelaksanaan program MBG,” tegas Hida.

Seluruh mekanisme pemerataan tersebut dijalankan sesuai Keputusan Deputi Nomor 003/05/03/SK.03/01/2025 tentang Petunjuk Teknis Pembuatan Rekening SPPG dan Penggunaan Dana Makan Bergizi Gratis, yang menjadi acuan resmi dalam pembuatan Rekening SPPG dan pemanfaatan Dana MBG di seluruh Indonesia. Dengan adanya keputusan ini, pemerintah pusat dan daerah memiliki standar yang sama dalam menyalurkan dan mengelola dana, sehingga prinsip keadilan dalam pelayanan gizi dapat terpenuhi.

"Pemerataan dana MBG tidak hanya soal keuangan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat di seluruh pelosok negeri memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses gizi yang layak dan berkelanjutan,” tutup Hida.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional