Berita

/

Berita

/

Seluruh Siswa di Saptosari Gunung Kidul Sudah Sehat Kembali

Seluruh Siswa di Saptosari Gunung Kidul Sudah Sehat Kembali

Nomor: SIPERS-318/BGN/10/2025

Berita 30 Oktober 2025

picture-Seluruh Siswa di Saptosari Gunung Kidul Sudah Sehat Kembali

Gunungkidul – Seluruh siswa SMPN 1 Saptosari, serta semua guru dan siswa SMKN 1 Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sudah membaik. Pada Rabu malam, (29/10/2025) pukul 21.00 WIB semua sudah pulang ke rumah masing-masing. Lia Fifiana Putri, seorang siswi yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Kidul pun sudah sehat kembali.

Lia sudah tersenyum ceria. Nafsu makannya telah pulih kembali. Dengan lahap, gadis manis 16 tahun itu menyantap makan pagi yang dihidangkan suster di kamar perawatannya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saptosari, Gunungkidul, pada Kamis pagi, 30/10/2025. Padahal, selama dua hari kemarin, perut siswi kelas 11 SMKN 1 Saptosari itu seolah berputar dan melilit. Rasa mual dan pusing tak tertahankan, disusul muntah dan diare.

Kemarin beredar kabar bahwa ratusan siswa dari Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul, mengalami mual, pusing, muntah, dan diare setelah menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun ternyata, jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan itu tak sebanyak kabar yang beredar.

Para siswa dari kedua sekolah itu menerima MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Planjan pada hari Selasa (28/10). Para siswa merasa mual, pusing, muntah, dan diare pada Selasa malam hingga Rabu dini hari. Tapi, sebagian besar masih tetap berangkat sekolah pada hari Rabu pagi.

Begitu sampai di sekolah, 40 siswa SMPN 1 Saptosari lalu dibawa ke RSUD Gunungkidul, sementara 40 orang dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Saptosari. “Yang dibawa ke Puskesmas terdiri dari 3 siswa SMPN 1 Saptosari, serta 2 orang guru dan 35 siswa SMKN 1 Saptosari,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono.

Setelah sempat ditangani di Puskesmas Saptosari, Lia dirujuk ke RSUD Gunungkidul untuk dirawat. Sama seperti beberapa kawannya, Lia mengalami mual, pusing, muntah, dan diare pada Selasa malam, (28/10/2025) pukul 23.00 WIB. “Keluhannya lemas karena buang air besar,” ujar Ismono pula.

Sementara itu, selain Lia, seluruh siswa SMPN 1 Saptosari, serta semua guru dan siswa SMKN 1 Saptosari sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. “Sejak Rabu malam, (29/10/2025) pukul 21.00 WIB, hanya tinggal seorang siswa yang masih dirawat di RSUD,” kata Ismono.

Untuk menyelidiki penyebab insiden keamanan pangan ini, Dinas Kesehatan Gunungkidul telah mengambil sampel hidangan MBG yang dibagikan ke kedua sekolah itu. Menu hari itu berupa nasi, gulai ayam, tahu goreng, serta potongan buah melon. Petugas juga mengambil sampel muntahan serta feses para siswa. Dapur MBG itu kini telah dihentikan sementara operasinya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional