Simulasi Kasus Lapangan Perkuat Kesiapan Fasilitator Program Makan Bergizi Gratis
Nomor: SIPERS-44/BGN/01/2026
Berita • 20 Januari 2026
Sumber:
doc. Biro Hukum dan HumasJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) membekali fasilitator daerah dengan simulasi penanganan kasus lapangan dalam Training of Trainers (ToT) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya memperkuat kesiapan implementasi program di daerah.
Dalam sesi pelatihan yang juga melibatkan mitra seperti UNICEF, peserta mengikuti metode pembelajaran berbasis roleplay untuk menghadapi berbagai situasi nyata yang berpotensi muncul selama pelaksanaan MBG.
Narasumber Tulus Akib menjelaskan bahwa simulasi menjadi metode penting untuk melatih fasilitator dalam menghadapi dinamika lapangan yang kompleks.
“Fasilitator tidak hanya harus paham materi, tetapi juga mampu merespons persoalan riil di lapangan dengan pendekatan yang tepat dan solutif,” ujar Tulus di Jakarta, Selasa (20/1)
Beberapa studi kasus yang disimulasikan antara lain insiden keamanan pangan pangan akibat makanan tidak matang, keterlambatan pengantaran makanan ke sekolah, pengelolaan sampah kemasan MBG, serta penanganan insiden keamanan pangan yang melibatkan peserta didik.
Melalui simulasi tersebut, peserta dilatih untuk menggali akar permasalahan, memfasilitasi dialog dengan berbagai pihak, serta menyampaikan pesan-pesan kunci terkait keamanan pangan dan tata kelola program.
“Lewat roleplay ini, fasilitator belajar bagaimana menguasai kelas, mendengarkan semua pihak, dan tetap menjaga fokus pada solusi sesuai pedoman MBG,” tambahnya.
BGN menilai pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini penting untuk memastikan fasilitator siap menjadi ujung tombak edukasi dan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis di daerah masing-masing.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional