Berita

/

Berita

/

Sinergi Sekolah dan Orang Tua Perkuat Distribusi MBG di SDN Jogjogan 01

Sinergi Sekolah dan Orang Tua Perkuat Distribusi MBG di SDN Jogjogan 01

Nomor: SIPERS-227/BGN/04/2026

Berita 25 Juni 2026

picture-Sinergi Sekolah dan Orang Tua Perkuat Distribusi MBG di SDN Jogjogan 01

Bogor — Kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Jogjogan 01, Kabupaten Bogor. Sinergi yang terbangun memastikan proses distribusi makanan berjalan efektif, tertib, dan transparan.

Keterlibatan orang tua melalui koordinator kelas (korlas) dilakukan secara langsung dalam setiap tahapan distribusi, mulai dari penerimaan makanan, pengecekan jumlah dan kualitas, pendistribusian ke kelas, hingga pengumpulan kembali wadah makanan. Pola ini dinilai mampu meningkatkan pengawasan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap program.

“Kami selalu menghitung dan mengecek makanan yang datang untuk memastikan jumlahnya sesuai dan aman dikonsumsi anak-anak,” ujar Hasanah, salah satu koordinator kelas.

Partisipasi aktif orang tua tidak hanya memperkuat transparansi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keluarga. Program MBG membantu meringankan beban orang tua, khususnya dalam menyiapkan konsumsi anak di pagi hari.

“Sebagai ibu, kami merasa sangat terbantu. Pagi hari biasanya cukup sibuk, sehingga kami lebih tenang karena anak-anak mendapatkan makanan bergizi di sekolah,” tambahnya.

Dari sisi sekolah, kolaborasi ini turut mendukung kelancaran operasional. Dengan adanya peran korlas, distribusi makanan dapat dilakukan secara lebih terorganisir, sehingga guru tetap dapat fokus pada kegiatan belajar mengajar tanpa terganggu proses teknis pembagian makanan.

Model pelibatan orang tua yang diterapkan di SDN Jogjogan 01 menunjukkan bahwa transparansi, partisipasi, dan komunikasi terbuka merupakan elemen penting dalam keberhasilan implementasi program. Selain itu, pendekatan ini juga menjadi strategi efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

Para orang tua pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu terhadap pelaksanaan MBG, selama pengawasan dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan standar operasional.

“Tidak perlu khawatir dengan MBG. Sejauh ini berjalan aman. Harapannya kualitas dan pengawasan terus dijaga agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” tutup Hasanah.



Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional