Tingkatkan Kapasitas Pegawai, BGN Gelar Bimtek Penyusunan Anggaran
Nomor: -
Berita • 7 Juli 2025
Sumber:
Internal BGNNomor: SIPERS-130/BGN/07/2025
Jakarta – Dalam rangka mendukung kelancaran penyusunan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) Tahun Anggaran 2026, serta menindaklanjuti terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 107 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PMK Nomor 62 Tahun 2023, BGN menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, pada 7–9 Juli 2025 ini, diprakarsai oleh Biro Manajemen Kinerja dan diikuti oleh sekitar 100 pegawai BGN.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Manajemen Kinerja BGN, Sartini, menekankan pentingnya perencanaan sebagai dasar penyusunan anggaran.
“Rencana Kerja Kementerian/Lembaga merupakan dokumen yang sangat krusial karena menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN),” ujarnya saat membuka kegiatan, Senin (7/7).
Sartini menambahkan, seluruh unit kerja di kementerian/lembaga harus mampu menerjemahkan arah kebijakan nasional melalui Renja yang disusun, memastikan program dan kegiatan selaras dengan prioritas pembangunan nasional, serta berbasis pada hasil (output dan outcome) dan pelayanan publik yang optimal.
“Tahun ini, penyusunan Renja dilakukan dengan mempertimbangkan sinkronisasi antara kebijakan nasional dan tugas-fungsi K/L, penajaman program prioritas sesuai arah kebijakan RKP, penguatan pendekatan penganggaran berbasis kinerja dengan indikator yang terukur dan akuntabel, serta menjunjung prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran negara,” jelasnya.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, turut hadir perwakilan dari Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI. Pada hari pertama, peserta menerima materi mengenai penyusunan RKA-K/L dengan fokus pada anggaran tematik, seperti pendidikan dan kesehatan, serta pendalaman atas PMK Nomor 107 Tahun 2024.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber.
“Kebutuhan anggaran yang besar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus diimbangi dengan perencanaan dan pelaporan anggaran yang sistematis dan akuntabel. Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pegawai dalam pengelolaan anggaran. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta,” pungkas Sartini.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional