Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
BGN Terus Dampingi Korban Insiden di SDN 01 Kalibaru hingga Pulih
BGN Terus Dampingi Korban Insiden di SDN 01 Kalibaru hingga Pulih
Nomor: SIPERS-11/BGN/01/2026
Siaran Pers • 8 Januari 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan pendampingan intensif terhadap siswa dan tenaga pendidik yang menjadi korban insiden di SD Negeri 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta, pada tahun 2025 lalu.
"Tim kami, terutama dari kepolisian masih mendampingi mereka yang mengalami kejadian untuk menghilangkan trauma tersebut. Kita dampingi terus supaya mereka bisa kembali normal dan melupakan kejadian. Tapi pastikan butuh waktu," jelas Kepala BGN, Dadan Hindayana, Kamis (8/1).
Menurutnya, trauma pascakejadian menjadi perhatian serius. Berbagai langkah dilakukan untuk membantu pemulihan psikologis siswa, termasuk penyesuaian lingkungan sekolah.
Selain itu, Dadan memastikan sebagian besar siswa yang telah kembali ke sekolah menunjukkan kondisi yang semakin membaik. Meski terdapat cedera ringan pada beberapa korban, aktivitas belajar mengajar telah kembali berjalan.
Dari total 22 korban, sebanyak 20 orang telah dinyatakan pulih dan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan rawat jalan dan belum dapat bersekolah.
"Tapi saya lihat tadi yang ada, mereka sudah kembali normal dan alhamdulillah meskipun dikatakan ada cedera sedikit, tapi mereka sekarang sudah kembali beraktivitas. Tapi Badan Gizi pantau mereka setiap hari. Dari 22 korban, 20 sudah normal. Sudah bersekolah. Masih ada dua orang yang masih harus rawat jalan," lanjutnya.
BGN juga terus memantau kondisi korban yang masih menjalani perawatan. Bahkan, pihaknya berencana mendatangi rumah korban yang belum kembali ke sekolah untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
Dadan mengungkapkan, terdapat satu korban yang sempat menjalani operasi cukup intensif dan hingga kini masih harus menjalani rawat jalan. Untuk memastikan pemulihan optimal, BGN telah menyiapkan pemantauan dan dukungan khusus.
"Ada satu orang yang memang mengalami operasi yang cukup intensif, sampai hari ini masih harus melalui rawat jalan. Kita akan ke rumahnya bagi yang belum masuk hari ini karena itu yang termasuk yang masih dapat tindakan-tindakan perawatan," ucapnya.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional