Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
Evaluasi Program MBG, BGN Targetkan Nol Kejadian di 2026
Evaluasi Program MBG, BGN Targetkan Nol Kejadian di 2026
Nomor: SIPERS-459/BGN/12/2025
Siaran Pers • 31 Desember 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNBlitar - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan cepat dan menunjukkan perbaikan signifikan dari waktu ke waktu.
"Alhamdulillah berjalan dengan cepat dan sebagian besar melakukannya dengan sangat baik," ujar Dadan saat memberikan keterangan di Blitar, Jawa Timur, Rabu (31/12).
Meski demikian, Dadan mengakui pada fase awal pelaksanaan program masih ditemukan sejumlah kejadian atau kendala di lapangan. Pada September 2025 tercatat sebanyak 67 kejadian, kemudian meningkat menjadi 85 kejadian pada Oktober 2025.
Namun, angka tersebut mulai menunjukkan tren penurunan pada bulan-bulan berikutnya. Pada November 2025, jumlah kejadian turun drastis menjadi 40 kasus, dan kembali menurun signifikan pada Desember 2025 hingga tersisa 11 kejadian.
"Alhamdulillah di Desember ini menyisakan 11 kejadian. Kami targetkan 11 ini akan kami hilangkan di tahun 2026," kata Dadan.
Menurut Dadan, penurunan tersebut mencerminkan meningkatnya kualitas pelaksanaan MBG di seluruh daerah. Seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga mitra pendukung, dinilai semakin memahami pentingnya standar kualitas dan keamanan pangan.
"Itu menunjukkan bahwa program makan bergizi makin lama makin baik. Semua orang yang terlibat makin menyadari pentingnya peningkatan kualitas sehingga konsumsi makanan yang diberikan tidak hanya menyehatkan, tetapi juga aman dikonsumsi," ujarnya.
BGN menargetkan, memasuki tahun 2026, Program MBG dapat berjalan semakin optimal dengan meminimalkan kendala di lapangan serta memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi demi memastikan mutu gizi dan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional