Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
Intervensi Gizi Jangkau Hampir 60 Juta Penerima Manfaat, Dorong Anak Lebih Sehat dan Aktif
Intervensi Gizi Jangkau Hampir 60 Juta Penerima Manfaat, Dorong Anak Lebih Sehat dan Aktif
Nomor: SIPERS-44A/BGN/01/2026
Siaran Pers • 20 Januari 2026
Sumber:
doc. Biro Hukum dan HumasJakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat capaian program MBG yang telah menjangkau sekitar 59,86 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Capaian tersebut disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, dalam Talk Show Pekan Gizi Nasional 2026.
Menurut Dadan, pelaksanaan intervensi gizi di sejumlah daerah yang telah berjalan lebih dari satu tahun menunjukkan dampak positif, terutama pada anak-anak usia sekolah. Anak-anak menjadi lebih semangat bersekolah, lebih aktif dalam kegiatan belajar, serta menunjukkan kondisi fisik yang lebih kuat dan sehat.
“Di daerah yang intervensinya sudah berjalan cukup lama, anak-anak terlihat lebih aktif, jarang sakit, dan lebih siap mengikuti kegiatan belajar di sekolah,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (20/1)
Dalam mendukung kebijakan gizi nasional, BGN terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan berbagai kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah. Koordinasi ini mencakup aspek kesehatan, pendidikan, hingga penguatan rantai pasok pangan.
Dadan menegaskan bahwa kebijakan gizi nasional tidak hanya berfokus pada pemenuhan makanan bergizi, tetapi juga pada edukasi berkelanjutan agar masyarakat memahami pentingnya komposisi dan kecukupan gizi dalam kehidupan sehari-hari.
“Prinsip kami adalah memastikan tidak ada yang tertinggal. Seluruh masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, harus mendapatkan akses gizi yang setara secara bertahap dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui Pekan Gizi Nasional 2026, BGN berharap pesan-pesan gizi seimbang tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional