Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
Kasus Keamanan Pangan Program MBG Menurun, 32 Persen SPPG Kantongi SLHS
Kasus Keamanan Pangan Program MBG Menurun, 32 Persen SPPG Kantongi SLHS
Nomor: SIPERS-30/BGN/01/2026
Siaran Pers • 20 Januari 2026
Sumber:
doc. Biro Hukum dan HumasJakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa jumlah kejadian terkait keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan tren penurunan signifikan sejak puncaknya pada Oktober 2025, yang tercatat sebanyak 85 kejadian.
Angka tersebut kemudian menurun menjadi 40 kejadian pada November, dan kembali turun menjadi 12 kejadian pada Desember 2025. Sementara sepanjang Januari 2026, ada 10 kejadian.
"Januari sudah terdapat 10 kejadian meskipun kami targetkan nol kejadian tapi masih saja ada pelanggaran-pelanggaran SOP yang terjadi," kata Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Jakarta, Selasa (20/1).
Meski demikian, Dadan menilai tren penurunan tersebut sebagai indikator positif, terutama di tengah peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terus bertambah secara signifikan. Selain itu, penurunan kasus dibarengi penguatan aspek keamanan pangan.
"Kita lihat bahwa kasus kejadian menurun menurut kami dan dengan peningkatan jumlah SPPG yang lebih signifikan. Kasus kejadian yang menurun itu menunjukkan bahwa aspek perbaikan penerapan SOP, keamanan pangan terjadi sangat signifikan dan kami upayakan terus membaik," ucapnya.
Dadan juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 32 persen SPPG telah memenuhi Standar Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 6.150 SPPG yang telah dinyatakan memenuhi standar.
Untuk memperkuat kualitas layanan pada tahun 2026, BGN tidak hanya akan melanjutkan penerapan SLHS, tetapi juga mulai melakukan proses akreditasi dan sertifikasi SPPG. Langkah tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kepatuhan terhadap SOP serta menjamin keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat Program MBG.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional