Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
Menu MBG Ramadan Disesuaikan, BGN Prioritaskan Keamanan dan Ketahanan Pangan
Menu MBG Ramadan Disesuaikan, BGN Prioritaskan Keamanan dan Ketahanan Pangan
Nomor: SIPERS-59C/BGN/01/2026
Siaran Pers • 26 Januari 2026
Sumber:
doc. Biro Hukum dan HumasJakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan penyesuaian menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan dengan tetap mengutamakan kualitas gizi, keamanan pangan, serta daya tahan makanan.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menyampaikan bahwa untuk peserta didik yang membawa makanan ke rumah, menu yang diberikan akan disesuaikan agar tetap layak dikonsumsi hingga waktu berbuka puasa.
“Untuk anak-anak sekolah, menu yang dibagikan adalah makanan yang tahan hingga sore hari, seperti telur rebus, telur asin, abon, kurma, roti, susu, buah, atau makanan lokal yang memiliki daya simpan yang baik,” ungkap Dadan usai pertemuan dengan MUI di Kantor Pusat MUI, Senin (26/1).
Sementara itu, untuk pondok pesantren yang memiliki SPPG di dalam area pesantren, waktu penyajian makanan akan digeser ke sore hari menjelang berbuka puasa. Penyesuaian ini dilakukan agar makanan tetap segar dan sesuai dengan pola konsumsi santri selama Ramadan.
Menurut Dadan, skema ini telah dirancang dengan mempertimbangkan masukan dari MUI agar pelaksanaan MBG tetap selaras dengan nilai keagamaan serta kebutuhan gizi penerima manfaat. Dengan penyesuaian tersebut, BGN memastikan Program MBG tetap berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan selama bulan Ramadan.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional