Berita

/

Siaran Pers

/

Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional

/

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pimpinan BGN

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pimpinan BGN

Nomor: SIPERS-87A/BGN/02/2026

Siaran Pers 13 Februari 2026

picture-Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pimpinan BGN

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menganugerahkan Bintang Jasa Pratama kepada para Wakil Kepala BGN, yakni Sony Sanjaya, Nanik Sudaryati Deyang, serta Lodewyk Pusung, Letnan Jenderal TNI (Purn.). Penganugerahan digelar saat acara peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta 18 gudang ketahanan pangan Polri di Jakarta, Jumat (13/2).

Tanda Kehormatan Bintang Jasa merupakan bentuk apresiasi negara kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa besar dan kontribusi signifikan dalam bidang yang berdampak langsung terhadap keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.

Kepala Badan Gizi Nasional saat menerima penghargaan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Penguatan infrastruktur SPPG dan gudang ketahanan pangan menjadi langkah konkret untuk memastikan distribusi pangan bergizi berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa anugerah tersebut merupakan amanah untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi di seluruh Indonesia.

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh jajaran Badan Gizi Nasional dan para mitra di pusat maupun daerah yang bekerja tanpa lelah memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal,” ujar Dadan di Jakarta, Jumat (13/2).

Kepala Badan Gizi Nasional saat penganugrahan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama

Dadan menambahkan bahwa tantangan pemenuhan gizi nasional membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat dan konsisten. Keberhasilan program, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Gizi adalah investasi jangka panjang bangsa. Ketika anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan kuat, kita sedang menyiapkan fondasi generasi unggul menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional