Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
Program MBG Capai 55 Juta Orang, Kepala BGN: Lebihi Penduduk Korsel
Program MBG Capai 55 Juta Orang, Kepala BGN: Lebihi Penduduk Korsel
Nomor: SIPERS-458/BGN/12/2025
Siaran Pers • 31 Desember 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNBlitar - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengatakan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah melayani hingga 55 juta penerima manfaat pada 2025.
Jumlah tersebut menurutnya setara dengan populasi sejumlah negara maju seperti Korea Selatan dan Australia. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahman, Blitar, Jawa Timur, Rabu (31/12).
"Jumlah 55 juta (penerima manfaat) ini bukan jumlah sedikit karena sudah melebihi penduduk Korea Selatan. Sudah dua kalinya Australia, sebelas kalinya Singapura. Sudah lebih dari dua kalinya Australia dan itu saya kira capaian yang luar biasa," ungkapnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal kuat bagi BGN untuk memperluas jangkauan Program MBG pada 2026. Pemerintah menargetkan seluruh calon penerima manfaat dapat terlayani secara penuh dalam waktu dekat.
"Memudahkan tahun depan kita bisa kejar 100 persennya (82,9 juta penerima manfaat) di akhir April (2026). Sehingga bulan Mei itu seluruh calon penerima manfaat sudah bisa menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis," kata Dadan.
Dadan menyebut, hingga akhir 2025, telah mencapai 19.069 unit SPPG dan diperkirakan masih akan bertambah sekitar 100 unit lagi. Dengan demikian, BGN menutup tahun 2025 dengan sekitar 19.100 SPPG.
"Sampai hari ini ada 19.069 dan hari ini kemungkinan masih akan bertambah 100 sehingga kita akan menutup tahun 2025 dengan 19.100an lebih SPPG. Itu berpotensi melayani 55 juta penerima manfaat," ucapnya.
Lebih lanjut, Dadan menyebut Program MBG akan kembali berjalan serentak pada 8 Januari 2026 setelah jeda akhir tahun. Pada tahap awal 2026, belasan ribu SPPG, termasuk yang berada di lingkungan pesantren di Blitar, akan langsung beroperasi untuk memastikan layanan tetap berjalan tanpa hambatan.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional