Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
/
Satu Tahun MBG: Tumbuh Bersama Menuju Masa Depan Emas Anak Indonesia
Satu Tahun MBG: Tumbuh Bersama Menuju Masa Depan Emas Anak Indonesia
Nomor: SIPERS-13/BGN/01/2026
Siaran Pers • 8 Januari 2026
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNJakarta — Genap satu tahun Badan Gizi Nasional (BGN) menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menandai operasional perdana Program MBG di tahun 2026 Wakil Kepala Badan, Nanik S Deyang melakukan kunjungan dan menggelar konferensi pers di SMKN 1 Jakarta pada Kamis (8/1).
Mengusung tagline “Satu Tahun MBG: Tumbuh Bersama Menuju Masa Depan Emas Anak Indonesia”, kunjungan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan bagi generasi penerus bangsa.
Nanik menyampaikan bahwa selama satu tahun berjalan, target Program MBG telah melampau jauh yang semula hanya 6 juta menjadi 55,1 juta penerima manfaat yang tersebar di 38 provinsi, dengan dukungan 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di seluruh Indonesia.
Program ini tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
“Program MBG tumbuh bersama masyarakat. Mulai dari pedagang pasar, petani, pelaku UMKM, koperasi, BUMDes, ibu rumah tangga, hingga para pekerja dapur MBG yang bergotong royong menyiapkan makanan bergizi terbaik untuk anak-anak Indonesia,” ujar Nanik.

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang saat kunjungan dan menyapa Siswa SMKN 1 Jakarta
Sepanjang satu tahun pelaksanaannya, program MBG telah menambah lapangan pekerjaan baru. Tercatat, sebanyak 789.318 orang telah bekerja di SPPG, khususnya untuk mendukung operasional dapur MBG. Selain itu, sebanyak 46.955 supplier yang terdiri dari UMKM, koperasi, BUMDes, BUMDesma, Kopdes Merah Putih, dan mitra lainnya turut terlibat aktif dalam rantai pasok program.
BGN berkomitmen dalam evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang diperkuat melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, sebagai landasan penguatan tata kelola, peningkatan kualitas gizi, jaminan keamanan pangan, serta pengawasan dapur MBG dengan semangat zero-defect.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan, kritik, dan saran dari masyarakat. Seluruh masukan tersebut menjadi pemacu semangat kami untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan Program MBG demi mewujudkan masa depan emas anak-anak Indonesia,” tutup Nanik.
Melalui momentum satu tahun Program MBG dan operasional perdana di tahun 2026 ini, Badan Gizi Nasional mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bergandengan tangan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional