Berita

/

Siaran Pers

/

Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional

/

Siapkan 32.460 Formasi, BGN Bakal Buka Seleksi PPPK Terbuka untuk Umum

Siapkan 32.460 Formasi, BGN Bakal Buka Seleksi PPPK Terbuka untuk Umum

Nomor: SIPERS-31/BGN/01/2026

Siaran Pers 20 Januari 2026

picture-Siapkan 32.460 Formasi, BGN Bakal Buka Seleksi PPPK Terbuka untuk Umum

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap III dan IV tahun ini, untuk kategori umum. Adapun jumlah formasi yang dibutuhkan sebanyak 32.460 orang.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk membuka seleksi tersebut.

Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia guna mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara berkelanjutan dan merata di seluruh Indonesia.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk melakukan seleksi PPPK tahap III dan IV. Kita akan buka nanti secara umum dengan jumlah formasi masing-masing 32.460," kata dia saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI, di Jakarta, Selasa (20/1).

Sebelumnya, BGN telah melakukan rekrutmen PPPK untuk tiga komponen pegawai yang bertugas di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pada tahap pertama, sebanyak 2.080 PPPK telah resmi menjadi aparatur sipil negara (ASN) terhitung mulai 1 Juli 2025.

Pada tahap kedua, dilakukan lagi seleksi terhadap sekitar 32.000 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31.250 orang merupakan kepala SPPG yang sebelumnya dididik melalui program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Sementara itu, 750 formasi dibuka untuk umum dan diisi oleh 375 akuntan serta 375 ahli gizi.

"Mereka sudah melakukan pendaftaran, kemudian tes dengan computer assisted tes. Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan nomor induk PPPK sehingga diperkirakan mereka akan menjadi PPPK mulai tanggal 1 Februari 2026," ujar Dadan.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional