Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional
/
SPPG dan MBG Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
SPPG dan MBG Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Nomor: SIPERS-444/BGN/12/2025
Siaran Pers • 23 Desember 2025
Sumber:
Doc. Biro Hukum dan Humas BGNBogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut, satu SPPG mampu menciptakan efek ekonomi berlapis, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan permintaan bahan pangan lokal.
“Satu SPPG bisa menyerap sekitar 47 tenaga kerja langsung dan melibatkan sedikitnya 15 pemasok bahan pangan. Ini belum termasuk petani, peternak, dan nelayan yang menjadi bagian dari rantai pasok,” jelasnya saat memberikan sambutan dalam acara Grand Grand Launching Nasional SPPG MBG–PPUMI Terintegrasi pada selasa, (23/12).
Saat ini, sebanyak 18.200 SPPG telah beroperasi di berbagai wilayah. Secara nasional, program MBG telah menyerap sekitar 800 ribu tenaga kerja, dengan mayoritas melibatkan perempuan.
Setiap hari, BGN menyalurkan dana sekitar Rp850 miliar, di mana 70 persen digunakan untuk membeli bahan baku pangan lokal dan 20 persen untuk tenaga kerja serta operasional.
“Ini peluang besar bagi ekonomi daerah. Program MBG adalah salah satu program yang paling nyata menggerakkan ekonomi masyarakat hari ini,” ujar Dadan.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional